Sunday, 29 July 2018

Tips Membentuk Kedewasaan

Assalamualaikum Wr.Wb

   

      Semua orang ingin memiliki pemikiran yang dewasa. Dewasa tidak mematok umur, terkadang  usia muda tapi sudah dewasa, namun ada juga yang sudah memasuki usia matang tapi masih berpikiran layaknya anak-anak. Semua itu tergantung lingkungan dan cara pikir masing-masing orang. Mengapa lingkungan?? Ya itu sangat berpengaruh, ketika kita yang usianya hampir seperempat abad berada pada lingkungan anak-anak remaja, maka kita kemungkinan akan ikut pergaulan mereka, pergaulan anak Abg, karena anak remaja kebanyakan masih dalam fase labil, masih ingin mencari suatu yang baru, mencari jati diri mereka.Tapi itu juga tergantung kita sendiri yang menyikapinya. Berteman memang boleh dengan siapa saja, tapi lebih baik kita mencari lingkungan yang dapat membuat kita berpikir lebih dewasa, jika memang tak ada kita bisa berlatih menjadi dewasa sendiri. Namun bagaimana caranya?? Dengan mengubah pola pikir kita, cara pandang kita.

      Kita yang sebelumnya egois, berusahalah meninggalkan kebiasaan itu. Egois bukan hanya merusak orang lain, tapi juga merusak diri kita. Jangan hanya mementingkan kepentingan kita saja, kadang kita juga harus peduli terhadap orang lain, perasaan orang lain. Dewasa adalah ketika kita tidak cukup berpikir untuk diri sendiri.

      Pikirkan masa depan. Ciptakan mimpi, harapan, apapun itu. Bagaimanakah kehidupan kita nantinya. Sesuatu yang mendongkrak kita bersemangat kedepannya. Marilah kita berpikir maju jangan memikirkan masalalu, karena  masalalu tak bisa diubah atau dibenahi. Kita bisa memperbaikinya di hari ini, dan nanti. Masa depan masih panjang kita bisa mengaturnya dari sekarang. Jika kita hanya memikirkan masa lalu kita yang buruk, yang menyedihkan, kelam. Cobalah perlahan untuk keluar dan berpikir maju. Kereta api tak akan pernah sampai ketujuan jika dia tak berjalan. Dewasa adalah ketika kita mampu berpikir untuk kedepannya.

       Kebiasaan buruk. Semua orang pasti pernah melakukannya, bahkan ada yang sering. Apa keuntungan yang kita dapat dari hal itu?? Tak ada, kita hanya menghabiskan waktu saja. Waktu akan terbuang sia-sia, kita tahu waktu itu sangat berharga bukan. Kita sudah cukup berumur untuk membedakan mana yang baik mana yang buruk. Mulai sekarang bedakan mana yang pantas dilakukan dan tidak. Memang meninggalkan kebiasaan buruk itu sulit, tapi akan bertambah sulit jika kita tak segera melakukannya. Sedikit demi sedikit, tak perlu terburu-buru. Dirubah semua tapi percuma jika nantinya hanya kambuh lagi. Yakin kita pasti bisa. Dewasa adalah ketika mampu berhenti melakukan hal buruk.

      Pantang menyerah, meskipun kita pernah jatuh atau dijatuhkan, pernah gagal, pernah kehilangan. Jangan tumbang, semua orang pernah mengalaminya, bukan hanya kamu, tapi aku, dia, mereka. Semua orang pernah mengalaminya. Jadikan ini acuan kita, untuk meraih keberhasilan. Kita tidak berhak lemah karena ini,  sedih hancur, tak akan menghasilkan apa-apa, tidak bisa mengubah apa-apa. Yang lalu biarlah berlalu, air mata tak akan pernah kembali ke mata jika sudah terjatuh. Dewasa adalah ketika kita tak mengenal apa itu menyerah

       Yakin. Yakin disetiap tindakan, disetiap apa yang kita lakukan harus mantap dari hati. Tidak ada keraguan sedikitpun, walau keraguan itu wajar. Tapi jangan pernah ragu karena keraguan adalah ucapan syaitan. Percaya pada kemampuan diri sendiri, kita bisa melakukan itu, kita mampu. Jangan mudah dihempas kesana kemari. Tetap Teguh pendirian. Dewasa adalah kita yang mempunyai keyakinan kuat

      Senantiasa ingatlah Tuhan. Beribadahlah.  Ingatlah Dia, hidup didunia ini tidak kekal. Ada kelahiran ada pula kematian, 
Jangan hanya mengejar kesuksesan dunia saja, kejar kesuksesan Akhirat juga. Dewasa adalah ketika selalu mengingat Tuhan


     Intinya didalam membentuk kedewasaan kita membutuhkan tindakan-tindakan yang perlu diubah dan diperbaiki menjadi jauh lebih baik lagi. Sekian dan Terimakasih. Bye^


Wassalamualaikum Wr.Wb

No comments:

Post a Comment

Belajar Tenses Bahasa Inggris (Bagian Past Tense)

Assalamualaikum Wr. Wb Jika sebelumnya kita sudah membahas tentang present tense(kejadian sekarang) yang didalamnya terdapat beberapa ...